Rabu, 08 Juni 2011

Mahasiswa Unggul Di Akademik Dan Organisasi

Menjadi seorang mahasiswa berarti secara tidak langsung mengambil tanggung jawab besar terhadap diri sendiri, bangsa dan negara serta agama. Seorang mahasiswa cenderung berfikir lebih maju dan karena cara pandang mereka yang lebih maju kebanyakan mahasiswa memilih untuk menjadi seorang mahasiswa aktifis di bidangnya masing-masing. Hal tersebut memicu timbulnya permasalahan baru, yaitu bagaimana menjadi seorang aktifis tanpa mencederai prestasi akademik. Pergolakan semacam ini sering kita jumpai bahkan kita rasakan sendiri dalam kehidupan sebagai mahasiswa. Lalu kembali ke permasalahan tadi yakni bagaimana menjadi seorang aktifis yang berprestasi di bidang akademik dan organisasi? maka jawaban dari permasalahan tersebut tidak lain adalah soal kemauan dan kemampuan manajemen diri. Seorang mahasiswa tentunya tidak akan bisa menjadi aktifis tanpa adanya kemauan yang kuat dari dirinya sendiri dan seorang mahasiswa aktifis yang pastinya akan lebih sibuk jika dibanding dengan mahasiswa yang biasa-biasa saja, hal tersebut tentunya membutuhkan suatu sistem manajemen yang bagus untuk menyeimbangkan antara akademik dan organisasi. Pada langkah awal adalah langkah yang paling menentukan keberhasilan seorang aktifis untuk berprestasi di bidang akademik dan organisasi.
Proses manajemen diri terhadap keterpaksaan setelah lama-kelamaan akan menjadi rutinitas dan akhirnya terbiasa sehingga tidak menjadi beban keterpaksaan lagi. Masalah yang lain adalah adanya anggapan ketidakmungkinan karena adanya keterbatasan, nah dalam hal ini kemauan akan sangat berpengaruh. Jika kemauan tinggi dan mampu menerapkan manajemen yang bagus menempatkan waktu-waktu tersendiri untuk akademik dan organisasi maka hal tersebut akan mampu mengikis keterbatasan untuk menciptakan suatu kemungkinan karena sejatinya keterbatasan ada karena adanya ketidakterbatasan. Maka dengan menyadari bahwa sesungguhnya seseorang tidak akan pernah tahu batas kemampuannya melainkan dia hanya dapat mengukur batas kemauannya.

0 komentar:

Poskan Komentar

 
Back To Top