Senin, 20 Juni 2011

RUYATI gugur meninggalkan jasa dan luka

PAHLAWAN PERADABAN
RUYATI seorang wanita yang saya pikir lebih mulia dari pada 10 pria, seorang ibu rumah tangga yang sederhana telah tiada,,,

gugurnya sang pahlawan devisa menyisahkan jasa serta luka bagi segenap bangsa, akan tetapi tidak seluruh bangsa..bagaimana tidak?saat hujan airmata melepas kepergiannya seseorang malah berpidato tegas tanpa tahu akan nasib pahlawanku...

keluarga kecil yang ditinggalkan pun serasa sulit menuntut keadilan, karena keadilan dinegeri ini sudah terjual untuk kalangan elit, bagaimana dengan hukum?? wajah hukum yang terlanjur tercoreng telah ikut terpancung bersama pahlawanku...

mungkin bagi negara ini RUYATI hanya pasir di pesisir, kematiannya tak mengubah apa-apa...tapi bayangkan jika butir pasir-pasir yang lain juga hilang maka apa jadinya pesisir??

maka saya sarankan untuk mengubah peumbukaan UUD yang menyatakan
"suatu pemerintah negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia"

menjadi

" suatu pemerintah negara Indonesia yangmelindungi orang-orang yang diingini dan bisa diajak kompromi"


ini mungkin hanya kisah kecil pahlawan yang dipecundangkan,,masih banyak pahlawan yang bahkan masih banyak pahlawan yang tak berdaya ditodong senapan oleh sang majikan,,,

lalu sebenarnya tanggung jawab siapakah ini??

saya mohon untuk bapak-bapak yang merasa wakil bangsa indonesia dan warna merah putihnya masih belum luntur,tolong berbuat sesuatu untuk pahlawan-pahlawan devisa kita...

semoga Allah menerima amal ibadah RUYATI dan dosa-dosanya diampuni serta diberikan tempat yang mulia disisiNYA....

amin ya robb

0 komentar:

Poskan Komentar

 
Back To Top